A. TIPE DATA
Tipe
data adalah jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan
dalam pemrograman komputer. Jenis-jenis tipe data adalah sebagai berikut :
a. Bilangan Integer
Integer adalah tipe data berupa bilangan bulat, termasuk bilangan bulat negatif, nol ataupun bulat positif,
Integer adalah tipe data berupa bilangan bulat, termasuk bilangan bulat negatif, nol ataupun bulat positif,
contohnya adalah 1, 488, -22, 0, 456, dan sebagainya.
b. Bilangan real
Tipe data ini juga merupakan tipe data berupa bilangan, namun berbeda dengan tipe data integer, yang termasuk tipe data ini adalah bilangan rasional pecahan atau irrasional, atau bilangan yang disajikan dalam bentuk koma. Sebagai contoh: 1.5, 458.543, -0.569, 22/7, Phi (π), √2 dan sebagainya.
Contoh variabel yang menggunakan tipe data ini, LuasLingkaran, Rerata,
VolumeTabung, suhu, dan sebagainya.
c. String
Tipe data string merupakan susunan dari satu atau lebih karakter. Sebagai contoh: “abc”, “HAPPY”, “100102001”. Biasanya untuk mendefinisikan tipe data string ini harus diberikan batasan maksimal berapa ukuran atau panjang maksimal string yang bisa dialokasikan.
Sebagai contoh: variabel nama bertipe data String[30], artinya maksimal panjang nama adalah 30. Variabel lain yang menggunakan tipe data ini adalah Alamat, TempatLahir, NomorHP, Sekolah, dan sebagainya.
d. Boolean
Boolean adalah tipe data yang digunakan untuk menyatakan status Benar atau Salah dari suatau variabel. Jadi hanya dua nilai pada tipe data ini yaitu Benar dan Salah.
Sebagai contoh variabel yag dapat digunakan tipe data ini adalah: statusKelulusan (bisa Benar atau Salah), StatusPrima, StatusMenikah (bisa benar atau salah)
2. VARIABEL
Variabel adalah tempat dimana kita dapat mengisi atau mengosongkan nilainya dan memanggil kembali apabila dibutuhkan. Setiap variabel akan mempunyai nama (identifier) dan nilai.
Contoh Nama variabel dan nilai.
username = “joni”
Nama = “Udin”
Harga = 2500
HargaTotal = 34000
Pada sebagian besar bahasa pemrograman, variabel harus dideklarasikan lebih dulu untuk mempermudah compiler bekerja. Apabila variabel tidak dideklarasikan maka setiap kali compiler bertemu dengan variabel baru Pemberian nama variabel harus mengikuti aturan yang ditetapkan oleh bahasa pemrograman yang kita gunakan. Namun secara umum ada aturan yang berlaku untuk hampir semua bahasa pemrograman.
Aturan-aturan tersebut yaitu :
• Nama variabel harus diawali dengan huruf.
• Tidak boleh menggunakan spasi pada satu nama variabel. Spasi bisa diganti dengan karakter underscore (_).
• Nama variabel tidak boleh mengandung karakter-karakter khusus,seperti : .,+, -, *, /, <, >, &, (, ) dan lain-lain.
• Nama variabel tidak boleh menggunakan kata-kata kunci d bahasa pemrograman
Contoh Penamaan Variabel
Penamaan Benar
|
Penamaan Salah
|
namasiswa
XY12
|
nama siswa (salah karena menggunakan spasi)
12X (salah karena dimulai dengan angka)
|
harga_total
|
harga.total (salah karena menggunakan karakter)
|
JenisMotor
|
Jenis Motor (salah karena menggunakan spasi)
|
alamatRumah
|
for (salah karena menggunakan kata kunci bahasa pemrograman)
|
Jenis-jenis Variabel
1) Variabel Numerik Variabel numerik ini dibagi menjadi menjadi 3 (tiga) macam :
• Bilangan Bulat
• Bilangan Desimal Berpresisi Tunggal atau Floating Point.
• Bilangan Desimal Berpresisi Ganda atau Double Precision.
2) Variabel Text
• Character ( Karakter Tunggal )
• String ( Untuk Rangkaian Karakter )
Deklarasi Variabel
Deklarasi Variabel dalah proses memperkenalkan variabel kepada bahasa C/C++ dan pendeklarasian tersebut bersifat mutlak karena jika tidak diperkenalkan terlebih dulu maka bahasa C/C++ tidak menerima variabel tersebut.
Deklarasi Variabel ini meliputi tipe variabel, seperti : integer atau character dan nama variabel itu sendiri. Setiap kali pendeklarasian variabel harus diakhiri oleh tanda titik koma ( ; ).
Bentuk penulisannya:
Tipe data nama variabel;
Contoh Deklarasi
char nama_siswa;
char grade;
float rata_rata ;



No comments:
Post a Comment